Ketika saya berbicara perihal topik mulut ke mulut di website bandunglokalbisnis.com seorang rekan mengatakan tentang roti sidodadi yang biasa dibelinya. Saya pun jadi ingat nama sidodadi dan photo sunatan waktu kecil dimana dibelakang saya ada roti berbentuk buaya.
Roti sidodadi selain menjual juga menerima pesanan, misalnya roti berbentuk buaya.
Toko roti sidodadi yang berdiri sejak akhir tahun 1960 berlokasi di jl. Otto Iskandardinata No.255 bandung, mulai buka dari jam 10 pagi sampai jam 8 malam. Dari jalan kapatihan belok kiri ke jalan oto iskandardinata. Telusuri trotoar jalan secara pelan-pelan dan sekali-kali sedikit tengadah untuk melihat papan nama toko sidodadi agar tidak terlewat.
Didepan pintu masuk, saya sudah mencium harumnya aroma roti sidodadi yang masih fresh berasal dari dalam toko dan ruangan dibelakang toko tempat proses pembuatannya. Saya memasuki toko yang ramai pembeli sekitar jam 12 siang, di etalasenya roti baso ayam seharga Rp. 2700 dan roti jagung sudah habis.
Beragam roti sidodadi yang dijual diantaranya adalah: Roti pisang, nanas, jagung, corned, baso ayam, baso sapi, sosis, kacang, strawberry coklat, strawberry pisang coklat, keju, sarikaya, hingga roti tawar berukuran besar. Harganya berkisar mulai dari Rp. 2.700 hingga Rp. 11.000. Selain itu, juga tersedia minuman dan beragam jajanan pasar titipan.
